GreenPeace Di Semarang

GreenPeaceKemarin malam, saya jalan ke Gramedia Semarang. Sebenarnya saya hanya mengantar istri saya yang lagi ada meeting di Pesta Kebun Resto. Saya tertarik dengan beberapa pemuda yang mengenakan kaos hijau bertuliskan besar besar di punggungnya “www.greenpeace.or.id”. Ternyata mereka sedang melakukan kampanye ati pemanasan global dan perlindungan hutan di Semarang. “Dukungan masyarakat Semarang kami nantikan” begitu yang saya dengar. Saya ditawarin untuk mengisi formulir dukungan dan donasi yang besarnya tidak di tentukan emmmm tapi minimnya di tentukan walahhhhh…. Besar donasi minimum per hari adalah Rp. 1700,- yang di ambil tiap bulannya atau berkisar antara Rp. 50.000,- per bulan. Greenpeace akan mengkonfirmasi tagihan tiap bulannya yang akan dipotongkan dari kartu kredit atau didebit langsung dari rekening kita tiap bulannya dengan konfirmasi setiap bulannya. Sudah saatnya kita peduli dengan lingkungan dan Bumi kita yang indah ini. Saya pribadi sangat prihatin dengan perusakan lingkungan yang nota bane Indonesia adalah negara penghancur hutan tercepat di dunia nomer 3 di dunia. Negara kita sebagai penghasil efek rumah kaca yang sangat besar. Mungkin lewat donasi kita yang tak seberapa dapat mewakili aspirasi saya lewat GreenPeace Indonesia terhadap lingkungan dan paling tidak inilah yang bisa saya lakukan untuk Indonesia dan mungkin juga untuk bumi kita yang indah ini.

GREENPEACE bermula dari sekelompok kecil orang yang memutuskan untuk bersama-sama memprotes pengujian nuklir di Amchitka, lepas pantai bagian barat Alaska. Setelah itu mereka melanjutkankan untuk membentuk GREENPEACE dan kemudian melakukan kampanye dengan mengutamakan isu lingkungan. Salah satu prinsip dasar GREENPEACE adalah “bearing witness” – atau menjadi saksi dan merekam pengrusakan lingkungan. Prinsip aksi langsung ini bersama dengan konfrontasi damai merupakan patokan dari tiap kampanye GREENPEACE.

Greenpeace sudah banyak bekerja di banyak wilayah di Asia. Pekerjaan kami di wilayah ini termasuk menghentikan importasi limbah berbahaya, menentang pengiriman radioaktif, berkampanye melawan terhadap pembinasaan hutan, melobi pemerintah mengenai isu-isu energi berkelanjutan dan menyoroti bahaya limbah pembakaran. Seringkali bersama dengan kelompok-kelompok lokal lainnya, Greenpeace telah menggalang kampanye sukses di Filipina, Taiwan, India, dan Indonesia. Kami telah berkomitmen untuk mengembangkan keberadaan kami di Asia pada akhir tahun 80an dan awal 90an, dan Greenpeace membuka kantor pertamanya di Jepang (1989) dan kemudian di China (1997). Penjajakan awal juga dilakukan di Asia Tenggara dengan fokus utama pada Indonesia dan Filipina.

Asia Tenggara merupakan posisi kunci untuk menentukan keamanan lingkungan global. Selama 30 tahun terakhir, Greenpeace telah suskes berkampanye di negara-negara industri untuk mengurangi dan menghapuskan polusi dan degradasi lingkungan. Tetapi, usaha-usaha dan capaian ini dapat dengan mudah diputarbalikkan pada saat perusahaan-perusahaan multinasional tersebut tetap mengekspor teknologi kotor yang mengakibatkan penurunan dampak lingkungan di wilayah ini. Dengan demikian, setelah penjajakan bertahun-tahun dan berkampanye di negara-negara kunci, akhirnya Greenpeace berhasil membuka kantor di wilayah ini. Greenpeace Asia Tenggara sercara resmi didirikan pada tanggal 1 Maret, tahun 2000.

2 Responses to “GreenPeace Di Semarang”

  1. kemari di semarang ada lagi mas

    19-08-2009

    sekarang jadi 2000/ bulan iurannya.

    ^^

  2. mas, teman saya sesama mahasiswa turut serta memberikan sumbangan bulanan juga. tapi akhir2 ini beliau kesuliatan ekonomi. beliau jd agak sulit untuk mengeluarkan uang sumbangan sebesar itu scr rutin. bagaimana cara berhenti untuk menyumbang? krn voulenteer yg dulu menawarkan, tidak kunjung konfirmasi tiap bulan. ditunggu jawabannya, makasi

Leave a Reply