Beberapa waktu lalu, seorang teman sms aku. Dia adalah teman sepenanggungan saat kuliah dulu. Dia kabarin aku Endah, teman kami waktu kuliah dulu sedang sakit parah di Rs Dr Kariadi Semarang. Dia menderita kangker rahim akud. aku terkejut banget…. lebih terkejut saat Endah cerita kalo dia udah 3 bulan mondok di sana. Ya Tuhan, aku bahkan gak tahu sama sekali akan hal itu. Endah yang notabane masih terhitung sepupuku apalagi juga teman kuliah dulu ada di kotaku dan dalam kondisi sakit yang sangat lama. Bukannya tak peduli, tetapi memang belum ada yang kabarin aku akan hal itu. Sedih melihat kondisi dia yang sangat berbeda dari dulu. Tampak pucat dan kurus. Rambut yang rontok dan nyaris tak bersisa adalah bayangan yang tak bisa hilang begitu saja.
Setelah beberapa waktu ngobrol baru aku tahu, kalo dia adalah salah satu korban Mal Praktek dari dokter dokter di kota Kudus, asalnya. Kondisi awal menurut ceritanya bermula saat setelah beberapa waktu melahirkan, Endah merasakan sakit pada bagian perut, dan didiagnosa varises pada kandungannya. Setelah 2 kali di periksa, dia di bawa ke RS Kudus untuk melakukan operasi varises pada perutnya. Setelah operasi, bukan kesembuhan yang didapat, ternyata malah pendarahan hebat yang didapat. Varises yang di kabarkan ternyata adalah kangker yang mondok di kandungannya. Segera dia di rujuk ke RS Dokter Kariadi Semarang untuk menjalani pengobatan kemoterapi dan penyembuhan luka bekas operasi yang terus mengucurkan darah segar. Selama 3 bulan setiap bergerak, pipis apalagi buang air besar yang keluar adalah darah segar yang mamancar hebat berdesakan untuk keluar. Transfusi darah telah banyak di lakukan, malah setengah bercanda dia bilang ke aku kalo darah yang ada di tubuhnya bukan miliknya lagi, tapi milik orang-orang yang berbaik hati menyumbangkan darahnya. Tak ada yang bisa aku lakukan untukmu teman, sumbangan darah gak mungkin, golongan darahku kan O sedangkan yang dibutuhkan adalah B. Keprihatinanku tidak sampai di situ saja, karena dia masih membutuhkan transfusi darah lagi. Aku hanya bisa mengandalkan teman-teman untuk menyumbangkan darahnya. Informasi ini saya sampaikan juga pada Blogger yang membaca tulisan ini, siapa tahu ada yang mempunyai darah dengan golongan B yang bersedia di donorkan beberapa tetes. Saya banyak berharap dari tim dokter yang menangani untuk bisa memberikan yang terbaik yang mereka bisa untuk menolong jiwa saudara-saudara kita yang ada di RS terutama Endah temanku. Ku harap masih bisa melihat senyumu lagi teman….. Maafkan aku yang tidak berdaya membantumu. Semoga Tuhan berbelas kasih untuk memberimu kesembuhan secepatnya dan aku yakin Tuhan sangat mendengar Doa Ku, Doamu dan Doa Teman-teman kita.
Maaf sekali lagi maaf kalo beberapa lama ini merasa diabaikan. Bukannya gak mau melongok atau say hellow, tapi apa daya, WordPress di block dari proxy kantor, so gak bisa lagi ngeblok. Boro-boro ngeblok, browsing ke WP aja gak bisa… he he he. Jadi kalo rumangsa gak diindahkan, tolong buang jauh2 perasaan itu yach… pleaseeee… Btw, aku akan berusaha untuk tetap ngeblok dengan akses terbatas… he he he Pingin tahu caranya? Tunggu publikasinya yach….




